Kampong Subulussalam Timur
Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam - 11
AINUN MARDHIAH,S.KOM | 26 Januari 2025 | 303 Kali Dibaca
Artikel
AINUN MARDHIAH,S.KOM
26 Januari 2025
303 Kali Dibaca
Dana Alokasi Desa merupakan inisiatif pemerintah Indonesia yang bertujuan untuk memberikan dukungan keuangan kepada desa-desa di seluruh negeri. Program ini memiliki potensi besar untuk mendukung pelestarian kearifan lokal dan menjaga keberlanjutan budaya masyarakat desa. Pengetahuan lokal merupakan inti identitas budaya suatu wilayah dan perlindungannya merupakan kunci untuk melestarikan akar sejarah dan tradisinya yang kaya.
Kearifan lokal: inti identitas desa Kearifan lokal mengacu pada pengetahuan, praktik, nilai, dan tradisi yang dikembangkan dalam komunitas tertentu. Meliputi berbagai aspek seperti seni, musik, tari, ritual, sistem pertanian, kerajinan, bahasa, dan sistem pengetahuan lokal lainnya.
Kearifan lokal membentuk kehidupan masyarakat desa dan memberi budaya mereka karakter yang unik. Inilah yang membedakan satu desa dengan desa lainnya dan membentuk inti identitas budaya. Melestarikan pengetahuan lokal bukan hanya tentang melestarikan tradisi, tetapi juga tentang menjaga kesinambungan dan relevansi dalam dunia yang terus berubah. Dalam hal ini, dana desa dapat berperan penting dalam menjamin kelestarian warisan budaya.
Dana Desa: Mendukung kearifan lokal
Dana desa merupakan alat yang efektif untuk mendukung pelestarian kearifan lokal. Dana ini diberikan kepada pemerintah desa terutama untuk mendanai perluasan infrastruktur dan layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan. Namun, dana desa juga dapat digunakan untuk mendukung program pelestarian pengetahuan lokal. Salah satu cara memanfaatkannya adalah dengan mendirikan pusat budaya desa. Dapat digunakan sebagai tempat untuk berbagai kegiatan budaya seperti pertunjukan seni, lokakarya, dan pelatihan tradisional.
Melalui keberadaan pusat kebudayaan, masyarakat desa dapat berkontribusi dalam pelestarian dan pengembangan kearifan lokal. Selain itu, pusat kebudayaan juga dapat menjadi lembaga pendidikan bagi generasi muda sehingga pengetahuan dan tradisi nenek moyang tetap hidup. Dana Desa juga dapat digunakan untuk mendukung seniman dan profesional lokal yang berupaya melestarikan dan mengembangkan warisan budaya desa. Memberikan beasiswa dan hibah kepada individu yang berkontribusi terhadap pelestarian pengetahuan lokal dapat memberikan insentif kepada mereka untuk mengambil peran aktif dalam upaya tersebut.(ind)
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
873
Populasi
834
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
1707
873
LAKI-LAKI
834
PEREMPUAN
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
1707
TOTAL
Aparatur Kampong
Kepala Desa
WAHDA
Sekretaris
BUSTRA, SH
Kaur Umum dan Pelayanan Kampong
DAHLIANI MANIHURUK
Kasi Pemerintahan
ISWANDI DEDY
Kaur Keuangan/Bendahara Kampong
JAINUN SUDARSO
Kasi Kesejahteraan /Kesra/
HAFSAH
Kadus Panglima
SUARDI POGEK
Kadus Istiqomah
RAHMANSYAH SAGALA
Operator Kampong
AINUN MARDHIAH,S.KOM
Babinsa Subulussalam Timur
ALDIAN PRAHARA
Bhabinkamtibmas Subulussalam Timur
SARIADIN ANGKAT
Kadus Sepakat
SUKRI BANCIN
Kadus Cipu Indah
DIMHOT SIGALA
Ketua TPKK Subulussalam Timur
SUMIYATI BERUTU,S.Pd
Kampong Subulussalam Timur
Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, 11
Hubungi Perangkat Kampong untuk mendapatkan PIN
Masuk
Arsip Artikel
614 Kali
Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025 Panduan Penggunaan Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Swasembada Pangan
302 Kali
Dana Desa buat Pelestarian Kearifan Lokal: Membangun Identitas & Budaya Desa
217 Kali
PAGU DANA DESA SETIAP DESA SE KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2025
208 Kali
DESA SUBULUSSALAM TIMUR MENERIMA PENGHARGAAN SERTIFIKAT PROKLIM MADYA TAHUN 2024
206 Kali
Wahda : Ketahanan Pangan di Desa Berdasarkan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 3 Tahun 2025 Wajib di jalankan
194 Kali
PMK 108 Tahun 2024 Tentang Pengakolasian Dana Desa Setiap Desa Tahun 2025
158 Kali
SUBULUSSALAM TIMUR MELAKSANAKAN MUSRENBANG DESA DAN MUSYAWARAH RKP DESA TAHUN 2025
46 Kali
Kader Posyandu Bersama Dinas Kesehatan Gelar PMT dan Cek Kesehatan, Upaya Cegah Stunting hingga Penyakit Lansia
92 Kali
Silaturahmi APDESI Kota Subulussalam dengan Kejaksaan Negeri Perkuat Sinergi Tata Kelola Desa

5 Kali
Kepala Kampong Subulussalam Timur Hadiri Evaluasi PKG 2026, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
29 Kali
Jejak Kepala Desa Masuk Kampus UI: Dari Ruang Kuliah Menuju Desa yang Lebih Maju
45 Kali
Pemdes Subulussalam Timur Kembangkan Budidaya Lele Sangkuriang Model Terpal, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
89 Kali
Kepala Kampong di Subulussalam Usul Dana Rp 30-50 Juta per Gampong dari APBA, Singgung Minimnya Perhatian Pemerintah Aceh
29 Kali
Tingkah Kocak Kepala Desa di Kelas UI, Ada yang Tertidur hingga Dijuluki 'Wartawan Kampus'
Agenda
Belum ada agenda terdata
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 158 |
| Kemarin | : | 11 |
| Total | : | 25,882 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.141 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar