Kampong Subulussalam Timur

Kecamatan Simpang Kiri
Kota Subulussalam - Aceh

Artikel

Kepala Kampong di Subulussalam Usul Dana Rp 30-50 Juta per Gampong dari APBA, Singgung Minimnya Perhatian Pemerintah Aceh

AINUN MARDHIAH,S.KOM

03 Juli 2026

89 Kali Dibaca

Subulussalam – Kepala Kampong Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Wahda, SE, mengusulkan agar Pemerintah Aceh bersama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) mengalokasikan bantuan khusus bagi seluruh pemerintah gampong melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) maupun Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA).

Menurut Wahda, sudah saatnya pemerintah gampong mendapatkan perhatian yang lebih serius dari Pemerintah Aceh. Ia mengusulkan agar setiap gampong memperoleh bantuan sebesar Rp 30 juta hingga Rp 50 juta per tahun yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan pelayanan publik di tingkat desa.

"Provinsi Aceh memiliki 6.497 gampong yang tersebar di 289 kecamatan, meliputi 18 kabupaten dan 5 kota. Gampong merupakan ujung tombak pelayanan masyarakat. Karena itu, kami berharap Pemerintah Aceh dan DPRA dapat memberikan dukungan nyata melalui kebijakan penganggaran di APBA maupun Dana Otonomi Khusus Aceh," kata Wahda, Jumat (3/7/2026).

Ia menilai pemerintah desa selama ini masih membutuhkan dukungan anggaran tambahan dari pemerintah provinsi agar program-program pembangunan di tingkat gampong dapat berjalan lebih optimal.

Wahda juga berharap usulan tersebut dapat dimasukkan dalam pembahasan Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Pemerintah Aceh pada tahun anggaran mendatang. Menurutnya, perhatian terhadap desa tidak cukup hanya diwujudkan melalui kunjungan saat momentum politik.

"Kami berharap perhatian kepada pemerintah gampong tidak hanya muncul menjelang Pilkada maupun Pileg. Setelah pesta demokrasi usai, desa juga tetap membutuhkan dukungan nyata. Karena itu kami meminta Pemerintah Aceh dan DPRA mengakomodasi aspirasi ini dalam kebijakan anggaran," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa tambahan anggaran tersebut diyakini akan memberikan dampak langsung terhadap percepatan pembangunan desa, penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kapasitas aparatur gampong, hingga pelayanan kepada masyarakat.

Wahda berharap usulan ini mendapat perhatian dari Gubernur Aceh dan seluruh anggota DPRA agar keberadaan ribuan gampong di Aceh memperoleh dukungan yang lebih proporsional sesuai perannya sebagai ujung tombak pemerintahan dan pembangunan.

"Harapan kami sederhana, pemerintah desa diberikan ruang dan dukungan anggaran yang memadai agar pembangunan benar-benar dimulai dari gampong. Dengan demikian, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat Aceh," tutupnya.(tim)

Kirim Komentar

Nama
Telp./HP
E-mail

Komentar

Captha

Komentar Facebook

Statistik Desa

Aparatur Kampong

Kepala Desa

WAHDA

Sekretaris

BUSTRA, SH

Kaur Umum dan Pelayanan Kampong

DAHLIANI MANIHURUK

Kasi Pemerintahan

ISWANDI DEDY

Kaur Keuangan/Bendahara Kampong

JAINUN SUDARSO

Kasi Kesejahteraan /Kesra/

HAFSAH

Kadus Panglima

SUARDI POGEK

Kadus Istiqomah

RAHMANSYAH SAGALA

Operator Kampong

AINUN MARDHIAH,S.KOM

Babinsa Subulussalam Timur

ALDIAN PRAHARA

Bhabinkamtibmas Subulussalam Timur

SARIADIN ANGKAT

Kadus Sepakat

SUKRI BANCIN

Kadus Cipu Indah

DIMHOT SIGALA

Ketua TPKK Subulussalam Timur

SUMIYATI BERUTU,S.Pd

Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri
Layanan Mandiri

Kampong Subulussalam Timur

Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, 11

Agenda

Belum ada agenda terdata

Komentar

Media Sosial

Statistik Pengunjung

Hari ini:49
Kemarin:11
Total:25,773
Sistem Operasi:Unknown Platform
IP Address:216.73.216.141
Browser:Mozilla 5.0

Transparansi Anggaran

APBK 2026 Pelaksanaan

APBK 2026 Pendapatan

APBK 2026 Pembelanjaan

Lokasi Kantor Kampong

Latitude:2.649641
Longitude:98.010072

Kampong Subulussalam Timur, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam - Aceh

Buka Peta

Wilayah Kampong