Kampong Subulussalam Timur
Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam - 11
AINUN MARDHIAH,S.KOM | 02 Juli 2026 | 36 Kali Dibaca
Artikel
AINUN MARDHIAH,S.KOM
02 Juli 2026
36 Kali Dibaca
SUBULUSSALAM – Wali Kota Subulussalam, H. Rasyid Bancin (HRB), menyuarakan protes atas terus menurunnya alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) Sawit yang diterima Kota Subulussalam dari tahun ke tahun. Aspirasi tersebut disampaikan secara langsung di hadapan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, selaku Ketua Komisariat Wilayah (Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Periode 2025–2028.
Dalam penyampaiannya, HRB mengungkapkan bahwa penurunan DBH Sawit yang diterima Kota Subulussalam sangat signifikan dan dinilai tidak sebanding dengan potensi perkebunan kelapa sawit yang dimiliki daerah tersebut. (02/07/2026)
Adapun rincian penerimaan DBH Sawit Kota Subulussalam dalam empat tahun terakhir adalah sebagai berikut:
- Tahun 2023 sebesar Rp7.025.546.000.
- Tahun 2024 sebesar Rp6.205.955.000.
- Tahun 2025 turun menjadi Rp2.312.187.000.
- Tahun 2026 kembali menurun menjadi Rp1.210.994.712.
Menurut HRB, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kemampuan pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami berharap melalui forum APEKSI ini dapat lahir kebijakan yang lebih adil terkait pembagian Dana Bagi Hasil Sawit. Kota-kota kecil dan daerah penghasil harus mendapatkan porsi yang layak agar dapat terus berkembang," tegas HRB.
Ia mencontohkan, Kota Subulussalam memiliki kawasan perkebunan kelapa sawit yang mencapai lebih dari 120 ribu hektare. Namun, menurutnya, manfaat fiskal yang diterima daerah masih sangat minim karena penerimaan pajak justru lebih banyak masuk ke daerah tempat perusahaan berkedudukan.
"Kota Subulussalam memiliki kebun sawit lebih dari 120 ribu hektare, tetapi yang menerima pajaknya justru Kota Medan. Kondisi seperti ini perlu menjadi perhatian bersama agar daerah penghasil juga memperoleh keadilan," ujarnya.
HRB berharap APEKSI dapat menjadi corong yang menyampaikan aspirasi pemerintah daerah kepada pemerintah pusat, khususnya terkait evaluasi mekanisme pembagian DBH Sawit bagi kota-kota berkembang.
Menurutnya, apabila ketimpangan tersebut terus dibiarkan, maka daerah-daerah penghasil akan kesulitan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) maupun kapasitas fiskal untuk membiayai pembangunan.
"Kalau kondisi ini terus berlangsung, daerah berkembang akan semakin sulit meningkatkan pendapatan daerahnya. Padahal, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat sangat bergantung pada kemampuan fiskal pemerintah daerah. Karena itu, kami berharap ada kebijakan yang lebih berpihak pada asas keadilan bagi daerah penghasil," tutup HRB.
Pernyataan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Subulussalam dalam memperjuangkan hak-hak daerah agar memperoleh pembagian pendapatan yang lebih proporsional, sehingga mampu mempercepat pembangunan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat.
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 diselenggarakan di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Kegiatan yang mengusung tema "Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat" tersebut dihadiri oleh para delegasi dari pemerintah kota anggota APEKSI di seluruh Indonesia sebagai wadah memperkuat sinergi serta menyampaikan berbagai aspirasi daerah kepada pemerintah pusat (Tim)
Komentar Facebook
Statistik Desa
Populasi
873
Populasi
834
Populasi
-
Populasi
-
Populasi
1707
873
LAKI-LAKI
834
PEREMPUAN
-
JUMLAH
-
BELUM MENGISI
1707
TOTAL
Aparatur Kampong
Kepala Desa
WAHDA
Sekretaris
BUSTRA, SH
Kaur Umum dan Pelayanan Kampong
DAHLIANI MANIHURUK
Kasi Pemerintahan
ISWANDI DEDY
Kaur Keuangan/Bendahara Kampong
JAINUN SUDARSO
Kasi Kesejahteraan /Kesra/
HAFSAH
Kadus Panglima
SUARDI POGEK
Kadus Istiqomah
RAHMANSYAH SAGALA
Operator Kampong
AINUN MARDHIAH,S.KOM
Babinsa Subulussalam Timur
ALDIAN PRAHARA
Bhabinkamtibmas Subulussalam Timur
SARIADIN ANGKAT
Kadus Sepakat
SUKRI BANCIN
Kadus Cipu Indah
DIMHOT SIGALA
Ketua TPKK Subulussalam Timur
SUMIYATI BERUTU,S.Pd
Kampong Subulussalam Timur
Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, 11
Hubungi Perangkat Kampong untuk mendapatkan PIN
Masuk
Arsip Artikel
612 Kali
Kepmendesa PDT Nomor 3 Tahun 2025 Panduan Penggunaan Dana Desa Untuk Ketahanan Pangan Dalam Mendukung Swasembada Pangan
300 Kali
Dana Desa buat Pelestarian Kearifan Lokal: Membangun Identitas & Budaya Desa
215 Kali
PAGU DANA DESA SETIAP DESA SE KOTA SUBULUSSALAM TAHUN 2025
204 Kali
DESA SUBULUSSALAM TIMUR MENERIMA PENGHARGAAN SERTIFIKAT PROKLIM MADYA TAHUN 2024
204 Kali
Wahda : Ketahanan Pangan di Desa Berdasarkan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 3 Tahun 2025 Wajib di jalankan
191 Kali
PMK 108 Tahun 2024 Tentang Pengakolasian Dana Desa Setiap Desa Tahun 2025
155 Kali
SUBULUSSALAM TIMUR MELAKSANAKAN MUSRENBANG DESA DAN MUSYAWARAH RKP DESA TAHUN 2025
46 Kali
Kader Posyandu Bersama Dinas Kesehatan Gelar PMT dan Cek Kesehatan, Upaya Cegah Stunting hingga Penyakit Lansia
91 Kali
Silaturahmi APDESI Kota Subulussalam dengan Kejaksaan Negeri Perkuat Sinergi Tata Kelola Desa

5 Kali
Kepala Kampong Subulussalam Timur Hadiri Evaluasi PKG 2026, Dorong Penguatan Layanan Kesehatan
29 Kali
Jejak Kepala Desa Masuk Kampus UI: Dari Ruang Kuliah Menuju Desa yang Lebih Maju
45 Kali
Pemdes Subulussalam Timur Kembangkan Budidaya Lele Sangkuriang Model Terpal, Perkuat Ketahanan Pangan Desa
89 Kali
Kepala Kampong di Subulussalam Usul Dana Rp 30-50 Juta per Gampong dari APBA, Singgung Minimnya Perhatian Pemerintah Aceh
29 Kali
Tingkah Kocak Kepala Desa di Kelas UI, Ada yang Tertidur hingga Dijuluki 'Wartawan Kampus'
Agenda
Belum ada agenda terdata
Komentar
Statistik Pengunjung
| Hari ini | : | 51 |
| Kemarin | : | 11 |
| Total | : | 25,775 |
| Sistem Operasi | : | Unknown Platform |
| IP Address | : | 216.73.216.141 |
| Browser | : | Mozilla 5.0 |

Kirim Komentar